0

Dahulu, pada tahap awal keterampilan menggunakan komputer, seringkali computer yang saya pakai mengalami hang. Tampilan di layar monitor berhenti. Tombol apapun yang ditekan, layar monitor tetap pada posisi yang sama.







Komputer mengalami hang seperti itu karena berbagai sebab, dan salah satunya karena komputer dipaksa membuka banyak program sekaligus. Jika hal itu terjadi, biasanya yang saya lakukan adalah memutus arus listrik ke komputer, dan kemudian menyambungkannya kembali.







Beberapa kawan memberikan saran, agar hal itu tidak terlalu sering dilakukan, karena bisa menyebabkan hilangnya file atau data pada komputer tersebut. Supaya lebih aman, cukup menekan tombol Ctrl Alt Del. Dengan melakukan hal itu, komputer akan melakukan proses reset (set ulang) dan fungsinya kembali normal.







Dalam kehidupan sehari-hari, kita pun sering mengalami hang seperti komputer. Ada masanya ketika kita merasa bahwa hidup kita seperti jalan di tempat. Stagnan. Setahun umur yang kita lalui, seolah hanya mengubah jumlah bilangan umur dan uban. Supaya hidup kita kembali bergairah, pergerakannya terasa, maka kita pun perlu melakukan fungsi Ctrl Alt Del. Tiga proses yang akan menjadikan kita bisa berlari lebih kencang.







Ctrl. Secara umum diartikan sebagai control atau mengambil alih kendali. Sudah saatnya kita menentukan arah hidup kita sendiri, sekaligus mengambil alih kendalinya, yang saat ini bisa jadi ada di tangan orang lain, atau orang-orang lain. Perintah dari banyak orang, seringkali membuat kita bingung, dan akhirnya tidak melakukan apa-apa. Kalau pun kita melakukan sesuatu, bisa jadi kita tidak punya kerangka dasar mengenai tujuan dari tindakan yang kita lakukan. Kita melakukan hal itu, hanya didasarkan pada perintah orang lain. Kita bertindak hanya untuk tujuan-tujuan orang lain. Betapa menyedihkannya, apabila kita kehilangan arah hidup kita sendiri, justru karena kita terlalu hirau pada impian dan perintah orang lain.







Alt. Biasanya diartikan sebagai alternate. Setelah kita menentukan tujuan hidup, dan mengambil kontrolnya di tangan kita sendiri, langkah selanjutnya adalah membuka berbagai alternatif kemungkinan, aktivitas apa yang akan kita lakukan. Banyak jalan menuju Ka’bah. Sama banyaknya pula, alternatif yang bisa kita tempuh dalam mencapai tujuan hidup.







Dalam keyboard komputer, tombol Alt tidak bisa berfungsi secara independen. Tombol Alt baru berguna jika ditekan bersama dengan tombol lainnya. Dalam kehidupan juga begitu. Banyaknya alternatif, tidak akan ada gunanya jika kita tidak melakukan pilihan atas aneka alternatif yang ada. Punya banyak alternatif boleh-boleh saja, tetapi lakukanlah hanya satu alternatif. Fokus!







Hidup dengan banyak alternatif, bisa jadi membuat kita semakin bingung. Jangan-jangan, kehidupan kita akan kembali hang. Itu sebabnya, langkah berikut yang harus kita lakukan adalah menekan tombol Del. Del diartikan dengan delete, yaitu menghapus semua alternatif lain, selain satu alternatif tindakan yang akan kita lakukan.







Tidak puas dengan kehidupan yang itu-itu saja setiap hari? Hidup terasa tidak ada perubahan? Tekan Ctrl Alt Del dalam komputer kehidupan anda. Tentu saja ada resiko, anda kehilangan beberapa hal dari masa lalu anda. Tapi percayalah, anda tidak akan kehilangan masa depan!







penulis :


Zainal Abidin PHD


http://warnaislam.com/blog/jayideas/2009/12/31/67440/Ctrl_Alt_Del.htm




Dikirim pada 31 Desember 2009 di Uncategories

Gendam adalah kejahatan penipuan menggunakan metode hipnotis (hypnosis) dipercaya menggunakan ilmu hitam atau magic atau sihir. Padahal secara teknis gendam merupakan salah satu atau gabungan dari teknik shock induction , Ericksonian Hypnosis, dan Mind Control (telepati, magnetism) dan termasuk dalam metode hypnosis modern yang sudah dikenal di dunia barat.



Secara teknis, untuk menghindari kejahatan hipnotis sangatlah mudah. Berikut ini tips dan trik untuk menghindari kejahatan gendam / hipnotis jalanan:

- Percaya dan yakin sepenuhnya bahwa kejahatan hipnotis tidak akan mempan kepada orang yang menolaknya, karena seluruh proses hipnotis adalah proses "self hypnosis " (kita mensugesti diri sendiri) dimana rasa takut kita dimanfaatkan oleh penggendam.

- Curigalah pada orang yang baru anda kenal dan berusaha mendekati anda, karena seluruh proses hipnotis merupakan teknik komunikasi yang sangat persuasif.

- Waspadalah terhadap orang yang menepuk anda dan hindari dari percakapan yang mungkin terjadi. Ketika anda fokus pada ucapannya, pada saat itulah sugesti sedang dilontarkan. Segeralah pindah dari tempat itu dan alihkan perhatian anda ketempat lain.

- Sibukkan pikiran anda dan jangan biarkan pikiran kosong pada saat anda sedang sendirian ditempat umum, karena pada saat pikiran kosong / bengong, bawah sadar terbuka sangat lebar dan mudah untuk tersugesti.

- Waspadalah terhadap rasa mengantuk, mual, pusing, atau dada terasa sesak yang datang tiba-tiba secara tidak wajar, karena kemungkinan saat itu ada seseorang yang berusaha melakukan telepathic forcing kepada anda. Segera niatkan untuk membuang seluruh energi negatif tersebut kebumi, cukup dengan cara visualisasi dan berdoa menurut agama dan keyakinan anda.

- Bila ada orang yang memiliki kebiasaan "latah" usahakan agar kalau bepergian ditemani oleh orang lain, karena latah adalah suatu kebiasaan membuka bawah sadar untuk mengikuti perintah. Usahakanlah untuk menghilangkan kebiasaan latah tersebut.

- Hati-hati terhadap beberapa orang yang tiba-tiba mengerumuni anda tanpa suatu hal yang jelas dan pergilah ketempat yang ramai atau laporkan kepada petugas keamanan. Kadang penggendam melakukan hipnotis secara berkelompok, seolah-olah saling tidak mengenal.

- Jika anda mulai merasa memasuki suatu kesadaran yang berbeda, segeralah perintahkan diri anda agar sadar dan normal kembali, dengan meniatkan, "Saya sadar dan normal sepenuhnya! " Dan andapun akan sadar dan normal kembali.



Bagi dan sebarluaskanlah informasi ini kepada seluruh rekan/ saudara yang anda cintai agar terhindar dari kejahatan hipnotis / gendam yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.



sumber : nsknugroho.com



semoga bermanfaat



Dikirim pada 31 Desember 2009 di Uncategories

Mungkin ini bisa jadi bahan renungan….



SEMENIT SAJA

Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; Tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk kita dibelanjakan!



Betapa lamanya melayani Allah selama lima belas menit namun

betapa singkatnya kalau kita melihat/menonton film.



betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun

betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman

tanpa harus berpikir panjang-panjang.



Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra

namun

kita akan mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada

biasanya.



Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Al-qur’an tapi

betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.



Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau

konser namun

lebih senang berada di saf paling belakang ketika berada di Masjid



Betapa Mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi

semata, namun

alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa.



Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk sholat 5 waktu; namun

betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada

saat terakhir untuk event yang menyenangkan.



Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam al

qur’an; namun

betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang

lain.



Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun

betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci AlQuran.



Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk

percaya atau

berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau berbuat apa-apa.

Betapa kita dapat menyebarkan seribu lelucon melalui e-mail, dan

menyebarluaskannya dengan FORWARD seperti api; namun

kalau ada mail yang isinya tentang Kerajaan Allah betapa seringnya kita

ragu-ragu, enggan membukanya dan men-sharingkannya, serta langsung klik

pada icon



DELETE.



ANDA TERTAWA …? atau ANDA BERPIKIR-PIKIR. ..?





Dikirim pada 31 Desember 2009 di Uncategories

Ada sekian banyak pendapat yang berbeda tentang hukum merayakan tahun baru masehi. Sebagian mengharamkan dan sebagian lainnya membolehkannya dengan syarat.



1. Pendapat yang Mengharamkan



Mereka yang mengharamkan perayaan malam tahun baru masehi, berhujjah dengan beberapa argumen.



a. Perayaan Malam Tahun Baru Adalah Ibadah Orang Kafir



Bahwa perayaan malam tahun baru pada hakikatnya adalah ritual peribadatan para pemeluk agama bangsa-bangsa di Eropa, baik yang Nasrani atau pun agama lainnya.



Sejak masuknya ajaran agama Nasrani ke Eropa, beragam budaya paganis (keberhalaan) masuk ke dalam ajaran itu. Salah satunya adalah perayaan malam tahun baru. Bahkan menjadi satu kesatuan dengan perayaan Natal yang dipercaya secara salah oleh bangsa Eropa sebagai hari lahir nabi Isa.



Walhasil, perayaan malam tahun baru masehi itu adalah perayaan hari besar agama kafir. Maka hukumnya haram dilakukan oleh umat Islam.



b. Perayaan Malam Tahun Baru Menyerupai Orang Kafir



Meski barangkali ada yang berpendapat bahwa perayaan malam tahun tergantung niatnya, namun paling tidak seorang muslim yang merayakan datangnya malam tahun baru itu sudah menyerupai ibadah orang kafir. Dan sekedar menyerupai itu pun sudah haram hukumnya, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:





Siapa yang menyerupai pekerjaan suatu kaum (agama tertentu), maka dia termasuk bagian dari mereka.



c. Perayaan Malam Tahun Baru Penuh Maksiat



Sulit dipungkiri bahwa kebanyakan orang-orang merayakan malam tahun baru dengan minum khamar, berzina, tertawa dan hura-hura. Bahkan bergadang semalam suntuk menghabiskan waktu dengan sia-sia. Padahal Allah SWT telah menjadikan malam untuk berisitrahat, bukan untuk melek sepanjang malam, kecuali bila ada anjuran untuk shalat malam.



Maka mengharamkan perayaan malam tahun baru buat umat Islam adalah upaya untuk mencegah dan melindungi umat Islam dari pengaruh buruk yang lazim dikerjakan para ahli maksiat.



d. Perayaan Malam Tahun Baru Adalah Bid`ah



Syariat Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW adalah syariat yang lengkap dan sudah tuntas. Tidak ada lagi yang tertinggal.



Sedangkan fenomena sebagian umat Islam yang mengadakan perayaan malam tahun baru Masehi di masjid-masijd dengan melakukan shalat malam berjamaah, tanpa alasan lain kecuali karena datangnya malam tahun baru, adalah sebuah perbuatan bid’ah yang tidak pernah dikerjakan oleh Rasulullah SAW, para shahabat dan salafus shalih.



Maka hukumnya bid’ah bila khusus untuk even malam tahun baru digelar ibadah ritual tertentu, seperti qiyamullail, doa bersama, istighatsah, renungan malam, tafakkur alam, atau ibadah mahdhah lainnya. Karena tidak ada landasan syar’inya.



2. Pendapat yang Menghalalkan



Pendapat yang menghalalkan berangkat dari argumentasi bahwa perayaan malam tahun baru Masehi tidak selalu terkait dengan ritual agama tertentu. Semua tergantung niatnya. Kalau diniatkan untuk beribadah atau ikut-ikutan orang kafir, maka hukumnya haram. Tetapi tidak diniatkan mengikuti ritual orang kafir, maka tidak ada larangannya.



Mereka mengambil perbandingan dengan liburnya umat Islam di hari natal. Kenyataannya setiap ada tanggal merah di kalender karena natal, tahun baru, kenaikan Isa, paskah dan sejenisnya, umat Islam pun ikut-ikutan libur kerja dan sekolah. Bahkan bank-bank syariah, sekolah Islam, pesantren, departemen Agama RI dan institusi-institusi keIslaman lainnya juga ikut libur. Apakah liburnya umat Islam karena hari-hari besar kristen itu termasuk ikut merayakan hari besar mereka?



Umumnya kita akan menjawab bahwa hal itu tergantung niatnya. Kalau kita niatkan untuk merayakan, maka hukumnya haram. Tapi kalau tidak diniatkan merayakan, maka hukumnya boleh-boleh saja.



Demikian juga dengan ikutan perayaan malam tahun baru, kalau diniatkan ibadah dan ikut-ikutan tradisi bangsa kafir, maka hukumnya haram. Tapi bila tanpa niat yang demikian, tidak mengapa hukumnya.



Adapun kebiasaan orang-orang merayakan malam tahun baru dengan minum khamar, zina dan serangkaian maksiat, tentu hukumnya haram. Namun bila yang dilakukan bukan maksiat, tentu keharamannya tidak ada. Yang haram adalah maksiatnya, bukan merayakan malam tahun barunya.



Misalnya, umat Islam memanfaatkan even malam tahun baru untuk melakukan hal-hal positif, seperti memberi makan fakir miskin, menyantuni panti asuhan, membersihkan lingkungan dan sebagainya.



Demikianlah ringkasan singkat tentang perbedaan pandangan dari beragam kalangan tentang hukum umat Islam merayakan malam tahun baru.



Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,



Ahmad Sarwat, Lc.





Dikirim pada 22 Desember 2009 di Uncategories
Awal « 1 2 3 4 » Akhir
Profile

Easy Going More About me

Page
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 1.079.267 kali


connect with ABATASA